Aman! Begini Cara Mengatasi Demam Pada Kucing Dengan Obat Alami

Cara mengatasi demam pada kucing dengan bahan alami yang aman. -Istimewa-radarkuningan.com
RADARKUNINGAN.COM - Demam pada kucing dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang harus segera ditangani, untuk mengatasi Demam pada kucing secara alami, ada beberapa metode yang aman dan efektif untuk diterapkan.
Kucing yang mengalami demam bisa memberikan dampak positif, karena demam merupakan respons kekebalan tubuh untuk mempercepat penyembuhan.
Meskipun demikian, dalam beberapa kasus, demam bisa menjadi tanda bahaya yang perlu segera diatasi pada hewan peliharaan yang sakit.
Tanda-tanda kucing sakit demam melibatkan perubahan fisik seperti dehidrasi, kurangnya aktivitas, bulu rontok, kurang nafsu makan, dan mata yang sering berair.
Demam pada kucing dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi bakteri, obat-obatan, trauma, dan virus.
Pengobatan demam pada kucing sebaiknya dilakukan dengan cara alami dan memastikan kucing berada di lingkungan yang sejuk.
Penggunaan obat manusia sangat berbahaya dan sebaiknya dihindari dan tidak menggunakannya karena akan berpotensi menyebabkan kematian.
Secara umum, kucing memiliki suhu tubuh normal antara 37 hingga 39 derajat Celcius, dan apabila suhu tubuhnya melebihi batas tersebut, itu menunjukkan bahwa kucing sedang mengalami demam.
BACA JUGA:Daftar Penyakit Zoonosis yang Bisa Ditularkan oleh Kucing, Kotak Kotoran Harus Sering Dibersihkan
Sama seperti manusia, demam pada kucing adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuhnya sedang berjuang melawan penyakit. Walaupun demikian, demam pada kucing sebaiknya tidak dianggap remeh.
Bahkan, demam yang mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celcius dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ kesehatan kucing.
Saat mengalami demam, kenaikan suhu tubuh kucing terjadi secara teratur. Penyebab demam pada kucing bersifat spesifik, dan beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu antara lain:
- Infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus
- Infeksi pada saluran pernapasan bagian atas
- Infeksi gigi yang parah
- Tumor
- Luka, seperti yang disebabkan oleh pertarungan atau kecelakaan
- Penggunaan obat-obatan tertentu
- Adanya penyakit khusus, seperti lupus
BACA JUGA:Mencari Jejak Raja Hutan Gunung Ciremai, Kalung GPS Macan Tutul Rasi Lepas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: