Pakai Gerdal OPT, Diskatan Kuningan Fokus Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah tetap turun ke lapangan meski sudah masuk cuti lebaran demi menjaga ketahanan pangan.--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Kendati sudah dalam suasana berada cuti bersama menjelang Lebaran, namun tak menyurutkan semangat instansi tersebut menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Diskatan tetap turun langsung ke lapangan dalam kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Padi Blas Bercak Daun (BLB) atau yang dikenal dengan penyakit kresek.
Penyakit kresek pada padi adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae.
Penyakit ini juga dikenal sebagai Hawar Daun Bakteri (BLB), yang serangannya dapat mengakibatkan kerusakan tanaman dan menurunkan hasil produksi padi.
BACA JUGA:Turun Sejak 38 Hari Terakhir, Dishub Kuningan Bawa Andil Kelancaran Mudik Lebaran 2025
BACA JUGA:5 Ide Kreasi Pound Cake ini Cocok untuk Menu Buka Puasa!
Dalam kasus serangan berat, penyakit ini bahkan dapat menyebabkan puso. Penyakit ini dapat menyerang pada fase bibit, tanaman muda, maupun tanaman tua.
Aksi turun ke lapangan itu dipimpin langsung Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah.
Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 15 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Babakan Cinambo, Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu mengapresiasi kerja keras jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, termasuk Kepala UPTD Luragung.
BACA JUGA:3 Tempat Bukber di Kuningan Jakarta Selatan dengan Menu yang Lezat, Tertarik untuk Mencobanya?
BACA JUGA:Mau Membuat Kolak Pisang? Ini 5 Tips Sederhana Agar Bisa Tahan Lama, Bisa Sampai Sahur
Juga Kepala UPTD Brigade Proteksi, POPT Diskatan, serta para petani yang tetap menyempatkan diri untuk berpartisipasi dalam pengendalian penyakit kresek.
“Kita harus tetap responsif dalam menerima aduan dari masyarakat terkait serangan hama kresek, meskipun saat ini kita sudah memasuki cuti dan hanya tinggal satu hari menjelang Lebaran. Saya sangat mengapresiasi semangat dan kepedulian semua pihak yang hadir hari ini,” tegas Dr Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: