Menelusuri Monyet Ekor Panjang di Gunung Ciremai, 45 Persen Anak-anak, Lebih Banyak Betina

Menelusuri Monyet Ekor Panjang di Gunung Ciremai, 45 Persen Anak-anak, Lebih Banyak Betina

Monyet ekor panjang merupakan salah satu satwa dilindungi di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.-TNGC-radarkuningan.com

BACA JUGA:Emang Beda! Samsung Galaxy A55 Hadir dengan Spesifikasi Gahar, Punya 3 Kamera Belakang

Monyet ini pemakan segala jenis makanan atau omnivora. Namun, komposisinya mengandung lebih banyak buah-buahan yang mencapai 60 persen.

Sisanya berupa bunga, daun muda, biji dan umbi. Untuk yang hidup di rawa-rawa, kadang turun ke tanah pada saat air surut. Satwa ini berjalan menelusuri sungai mencari serangga.

Monyet yang hidup di hutan bakau atau pesisir, sering dijumpai memakan kepiting atau jenis moluska lainnya. Sehingga sering disebut “Crabs eating macaque”.

Monyet ini memiliki alat kelamin menonjol. Yang jantan kantong zakar besar. Masa kawin pada setiap siklus, kawinnya beramai-ramai.

BACA JUGA:Menurut Arkeolog UI, Charles Darwin Tak Pernah Berteori Manusia Berasal dari Kera, Lalu Siapa?

Seekor pejantan bisa kawin dengan beberapa ekor betina. Kemudian seekor betina juga bisa kawin dengan beberapa ekor pejantan. Masa hamilnya selama 116 hari. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: