Janda Baru di Kuningan Bertambah, Tahun 2025 Tercatat 1.329 Orang

Senin 27-10-2025,16:21 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Asep Kurnia

Dari data tersebut, diketahui bahwa kasus perceraian banyak dialami oleh rentang usia muda. 

Tak hanya itu, ada pula beberapa kota di Jawa Barat yang diketahui memiliki kasus perceraian terbanyak.

BACA JUGA:Dinkes Kuningan: Proses Sertifikasi Penjamah Pangan Dipermudah

Berikut ini, enam wilayah dengan angka janda muda terbanyak di Jawa Barat:

1. Indramayu

Pada 2021, tercatat sekitar 12.000 pasangan suami istri resmi berpisah di Indramayu. Mirisnya, rata-rata didominasi oleh pasangan suami istri muda yang memilih mengakhiri pernikahan.

Penyebab utama tingginya angka perceraian di kota ini adalah pernikahan usia dini. Akibatnya, hubungan pernikahan tersebut, yang notabene masih berusia muda, tak mampu bertahan dalam waktu yang lama.

2. Cirebon

Sejak pandemi Covid-19 merebak, pada 2021 tercatat sekitar 7.328 kasus perceraian terjadi di Cirebon. Pandemi yang mengakibatkan perubahan perekonomian dan hilangnya pekerjaan menjadi faktor utama pasangan suami istri memilih untuk berpisah dan bercerai.

3. Sukabumi

Data di Pengadilan Agama Sukabumi mencatat sepanjang Januari hingga Desember 2021 terdapat 734 pasangan suami istri bercerai.

Dari total kasus, perceraian didominasi usia 30 hingga 40 tahun dengan pernikahan yang seumur jagung. Adapun jumlah total pengaduan, 149 cerai talak dan 585 cerai gugat.

4. Garut

Pada 2021, angka perceraian di Garut meningkat 5 persen dengan keseluruhan tercatat 5.700 kasus perceraian yang diterima Pengadilan Agama Garut. Penyebab tingginya angka perceraian di kota yang terkenal akan dodol ini adalah ekonomi.

5. Bandung

Berdasarkan data Dukcapil (Penduduk dan Catatan Sipil) Bandung, terdapat sekitar 4.316 pasangan suami istri yang bercerai dalam beberapa bulan terakhir.

Kategori :