Wajib Tahu, Segini Jumlah Kurma yang Dimakan saat Buka Puasa Menurut Anjuran Nabi

Jumlah kurma yang dimakan saat buka puasa, simak penjelasannya.-istimewa-radarkuningan.com
Artinya: Barangsiapa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.
Jumlah kurma yang dimakan saat berbuka puasa menurut sunah Nabi.
BACA JUGA:Yamaha Ajak Konsumen Warnai Bulan Ramadhan Dengan Kegiatan Berkelas
Seperti yang banyak orang ketahui, Nabi Muhammad SAW menganjurkan mengonsumsi kurma dengan jumlah yang ganjil, seperti satu, tiga, lima, tujuh, atau sembilan butir.
Dalam kitab Faidul Qadir, alasan Rasulullah memakan tujuh butir kurma karena kecintaan beliau kepada bilangan ganjil dalam segala urusan.
Rasulullah juga melakukannya ketika sedang berbuka puasa atau hendak berangkat sholat Idul Fitri.
Dalam hadist riwayat Imam Bukhari dan dikutip oleh At-Tabrizi, menyebutkan bahwa; "Adalah Rasulullah SAW tidak pergi untuk melaksanakan shalat Idul Fitri sampai beliau memakan beberapa butir kurma. Beliau memakannya ganjil.”
BACA JUGA:Ingin Tetap Sehat Selama Puasa? Hindari Makanan Berikut Ini Saat Buka Puasa
Beda manfaat makan kurma dengan jumlah ganjil dan genap:
Meski Rasulullah menganjurkan dalam jumlah ganjil, bukan berarti ada larangan memakan kurma dengan jumlah genap.
Berbagai penelitian mengungkapkan, makan kurma dalam jumlah ganjil atau genap ternyata memberi efek berbeda pada tubuh.
Penelitian medis mengungkapkan, mengonsumsi kurma berjumlah genap, seperti dua, empat, enam, dan seterusnya akan menghasilkan gula dalam darah dan potassium tanpa memberi banyak energi.
BACA JUGA:Hih Serem! Ini Dia 4 Jenis Ular Berbisa Paling Mematikan di Dunia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: