Puluhan Tahun Dinyatakan Punah, Harimau Jawa Terdeteksi di Sukabumi Lewat Rambut

Puluhan Tahun Dinyatakan Punah, Harimau Jawa Terdeteksi di Sukabumi Lewat Rambut

Sampel rambut Harimau Jawa yang ditemukan di sekitar Desa Cipendeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.-BRIN-radarkuningan.com

RADARKUNINGAN.COM - Harimau Jawa telah dinyatakan punah sejak tahun 1980, meski masih sering dijumpai laporan terkait kesaksian warga yang melihat hewan karnivora besar ini.

Namun, baru-baru ini Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mendapatkan temuan berupa kecocokan sampel DNA yang diambil dari rambut hewan dengan nama latin panthera tigris sondaica tersebut.

Meski tidak mencapai kecocokan 100 persen, tetapi kemiripan sampai lebih dari 97 persen pada sampel rambut dengan spesimen Harimau Jawa sudah cukup untuk menjadi bukti.

Temuan dan hasil penelitian ini, kemudian dipublikasikan di Jurnal Oryx yang diterbitkan Cambridge University Press, 21 Maret 2024.

BACA JUGA:5 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya, Cocok Banget Jadi Pilihan Tanaman Indoor

BACA JUGA:Misi Berat Timnas Indonesia di Kandang Vietnam, Pemain Andalan Jatuh Sakit

Peneliti Pusat Riset Biosistematik dan Evoluasi BRIN, Wirdateti mengungkapkan, proses pengambilan sampel tersebut tidak mudah.

Beruntung sampel rambut yang ditemukan terbawa sampai ke akar. Sehingga memudahkan mengambil DNA yang posisinya ada di ujung akar rambung.

Setelah itu, peneliti melakukan perbandingan antara sampel tersebut dengan spesies Harimau Sumatera, Harimau Bengal hingga Macan Tutul Jawa dan spesimen Harimau Jawa di Museum Zoologicum Bogoriense (MZB).

Di museum tersebut tersimpan spesimen Harimau Jawa dari Jawa Barat dan Jawa Timur.

BACA JUGA:Apakah Kucing Bisa Membawa Keberuntungan, Ini 5 Ciri yang Diyakini, Apa Saja?

BACA JUGA:Mitos 5 Ciri Kucing Dianggap Pembawa Sial Menurut Serat Ngalamating Kucing, Waspada Tanda Ini

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel rambut yang ditemukan di Desa Cipendeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi adalah Harimau Jawa.

Seperti diketahui, IUCN memasukan Harimau Jawa dalam kategori punah karena taksonomi yang tidak terlihat di alam selama 30 tahun terakhir (Tilson et al., 2004; Sanderson et al., 2010; Waltson et al., 2010).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: