Ketua KONI Kuningan Pusing, Bonus Porprov Belum Cair

Ketua KONI Kuningan Pusing, Bonus Porprov Belum Cair

Ketua KONI Kuningan H Enay Sunaryo mengaku pusing karena bonus porprov belum bisa dicairkan. (Agus Sugiarto)--

Radarkuningan.com, KUNINGAN- Ketua KONI Kuningan, H Enay Sunaryo sedang dilanda keresahan. Penyebabnya, anggaran untuk bonus peraih medali di Porprov Jawa Barat belum cair. Padahal anggaran untuk bonus sudah diketok saat penetapan APBD Perubahan Kabupaten Kuningan, beberapa bulan lalu.

"Belum bisa mencairkan untuk bonus atletnya. Entah apa penyebabnya. Tapi di APBD Perubahan sudah tertera anggaran yang diajukan KONI. Sedangkan di APBD murni 2022, KONI dialokasikan Rp7 miliar, diluar anggaran untuk bonus prorpov," ungkap Enay, Selasa 3 Januari 2023.
 
 
Enay membenarkan jika sampai awal tahu. Ini belum ada kabar gembira terkait waktu pencairan anggaran dari pemerintah. Padahal daerah lain sudan memberikan bonus untuk para atlet peraih medalinya. Nilai bonus pun di luar daerah cukup tinggi mencapai lebih dari Rp100 juta bagi peraih emas.
 
Kondisi itulah yang membuat Enay Sunaryo pusing tujuh keliling. Apalagi para peraih medali di arena olahraga Jawa Barat itu meminta kenaikan bonus. Dari angka yang sudah ditetapkan KONI yakni Rp50 juta per atlet peraih emas, para atlet meminta kenaikan sampai Rp70 juta.
 
 
Permintaan kenaikan bonus itu dianggap memberatkan KONI. Dari perhitungannya, kalau bonus sebesar Rp50 juta per atlet, maka dibutuhkan dana Rp2,7 miliar. Namun jika bonus naik menjadi 65 juta, perlu anggaran 3,7 miliar.
 
"Anggaran yang disediakan tentu harus berlipat seandainya bonus atlet disetujui 70 juta per orang. Maka kami harus menyediakan anggaran sebesar 4,5 miliar," ujar Enay.
 
 
Karena belum ada kejelasan kapan anggaran untuk bonus cair, Enay belum memberikan kepastian kepada para atlet. Hanya saja Enay berharap agar pemerintah daerah bisa segera menjadwalkan pencairan.
 
"Harapannya sih bisa secepatnya cair. Kasihan para atlet yang sudah berjuang mengharumkan nama daerah di even Porprov Jabar, bulan November lalu," harap Enay. (Agus)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: