Polisi Buru Pelaku Perampokan Toko di Maniskidul, Korban Pembacokan Sudah Dibawa Pulang

Polisi Buru Pelaku Perampokan Toko di Maniskidul, Korban Pembacokan Sudah Dibawa Pulang

Toko Ros Aksesoris di Desa Maniskidul disantroni penjahat dan pegawai toko terluka karena dibacok pelaku, Rabu 22 Maret 2023. (Muhammad Taufik)--

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Aksi perampokan terjadi di sebuah toko aksesoris di Jalan Raya Kuningan - Cirebon, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, pada Rabu (22/3).
 
Dalam aksi kriminal yang terbilang nekat tersebut, pelaku sempat menyekap dan melukai seorang pekerja toko yang tengah berjaga lalu membawa kabur satu unit motor milik korban.
 
 
Aksi perampokan sehari menjelang bulan Ramadhan ini pun langsung ditangani anggota kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan dari saksi-saksi.
 
Kasat Reskrim Polres Kuningan Iptu Anggi Eko Prasetyo membenarkan peristiwa dugaan akai perampokan teraebut dan kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. 
 
"Benar telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan seorang karyawan toko mengalami luka di bagian kepala. Kami masih mendalami kasus ini, dan mengejar pelakunya. Semoga bisa segera kita ungkap dan pelakunya kita tangkap," papar Anggi kepada radarkuningan.com di Mapolsek Jalaksana, Rabu 22 Maret 2023. 
 
 
Anggi mengaku belum bisa menyebutkan ciri-ciri pelaku ataupun jenis senjata yang digunakan untuk melumpuhkan korban tersebut. Yang jelas, pelaku sempat melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka di kepala dan membawa kabur satu unit motor milik korban. 
 
"Kami belum  bisa menyimpulkan siapa pelaku dan jenis senjata yang digunakan dalam aksi kriminal tersebut karena masih kita dalami. Mudah-mudahan ada CCTV di sekitar lokasi kejadian yang bisa menjadi petunjuk agar kasus ini bisa segera terungkap dan pelakunya bisa kita tangkap," ujar Anggi singkat. 
 
 
Sementara itu dokter jaga IGD RSUD Linggajati dr Syarif Hidayat mengatakan, korban perampokan sempat mendapat penanganan medis namun sudah bisa langsung dipulangkan.
 
Dikatakan, korban bernama Indri mengalami luka di bagian kepala hingga mendapat tiga jahitan dan memar di kedua tangannya. 
 
"Ada luka robek di bagian kepala belakang sehingga harus mendapat tiga jahitan, kemudian ada lecet di leher dan memar di kedua tangannya. Lukanya terbilang ringan, maka korban dibolehkan langsung pulang untuk selanjutnya menjalani berobat jalan saja. Untuk penyebab luka di kepala apakah karena benda tumpul atau senjata tajam dan lainnya, itu kewenangan pihak kepolisian yang berhak menjawab," ujar Syarif.
 
 
Berdasarkan informasi dihimpun, aksi perampokan tersebut terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 09.30 WIB di toko Ros Aksesoris. Keterangan saksi di sekitar lokasi menyebutkan, aksi perampokan dilakukan seorang diri. 
 
"Saya dengar teriakan korban memanggil minta tolong kalau dia baru saja dirampok. Kondisi wajah korban berlumur darah, dia menunjukkan pelaku membawa kabur motornya  ke arah Utara. Pelakunya laki-laki satu orang, sedangkan korbannya karyawan perempuan bernama Indri," jelas Toto pemilik warung sop buntut di seberang toko Ros Akaesoris. 
 
 
Toto pun sempat mengejar pelaku hingga Desa Bandorasa, namun kehilangan jejak. Sementara itu, sejumlah warga lain berusaha menolong korban lalu membawanya ke RSUD Linggajati untuk dilakukan penanganan medis. 
 
"Saya sempat mengejar pelaku pakai motor sampai Bandorasa, tapi tidak terkejar. Tidak kelihatan dia belok kemana, " ungkap Toto. 
 
 
Pelaku perampokan, kata Toto, adalah seorang penumpang angkutan umum jenis elf dari arah Utara. Dia turun lalu langsung masuk ke dalam toko dan melakukan aksi perampokan tersebut. 
 
"Katanya pelaku baru turun dari elf kemudian masuk toko dan langsung menodongkan senjata ke arah korban. Tidak jelas senjata yang di todongkan, tapi korban mengalami luka di bagian kepala hingga banyak keluar darah, lalu mengambil kunci motor milik korban kemudian keluar membawa kabur motor," katanya. (Taufik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: